Penulis: Dr. Ferry Hadary, M. Eng.
Proses belajar mengajar adalah inti aktivitas dalam pendidikan.
Proses ini terjadi antara dosen dan mahasiswa serta dipengaruhi oleh
hubungan yang ada dalam proses tersebut. Ini menyebabkan metode belajar
mahasiswa juga dipengaruhi oleh metode pengajaran dari dosennya. Seiring
dengan pesatnya perkembangan di dunia telekomunikasi yang ditandai
dengan era digitalisasi, khususnya di bidang teknologi informasi dan
komunikasi (TIK), tentunya proses belajar mengajar juga menuntut adanya
penyesuaian atau linearitas institusi pendidikan dalam penggunaan metode
proses belajar mengajar.
Adanya realita tersebut, perguruan tinggi jelas memerlukan sarana dan
prasarana TIK untuk menunjang kegiatan Tri Dharma sehingga dapat
menjawab tantangan-tantangan yang ada, khususnya untuk peningkatan
kualitas proses belajar mengajar. Konsep pendidikan yang semakin
berkembang dan banyak diadopsi belakangan ini adalah berbasis pada
learning approach dan sedikit demi sedikit meninggalkan format
sebelumnya yang berbasis teaching approach. Pada konsep learning
approach penyampaian ilmu pengetahuan, dan juga termasuk proses
pembelajaran adalah berbasis multimedia dan elektronik. Konsep ini
kemudian dikenal dengan sebutan e-learning yang membawa pengaruh
terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk
digital, baik secara isi (content) maupun sistemnya. Konsep ini
menjadi alternatif yang sepadan dengan konsep teaching approach yang
berbasis kampus.
Conventional Learning dan e-Learning
Menyikapi perkembangan TIK tersebut menyebabkan adanya perubahan
metode konvensional dalam proses belajar mengajar yang digantikan dengan
metode e-learning. Metode conventional learning yang mengharuskan dosen
dan mahasiswa harus bertatap muka langsung di ruangan kelas memiliki
beberapa ciri, yaitu: 1) pembelajaran tergantung pada dosen; 2) seluruh
kegiatan belajar mengajar terpusat di kampus; 3) dosen merupakan sumber
ilmu; 4) dibatasi jarak, ruang dan waktu; dan 5) harus memiliki sarana
dan prasarana belajar mengajar yang memadai serta sdm dosen yang
memahami setiap materi kuliah yang akan diajarkan. Sedangkan ciri-ciri
e-learning adalah: 1) pembelajaran tidak tergantung kepada dosen; 2)
banyaknya sumber materi dan kemudahan akses; 3) peran dosen hanya
sebagai mediator atau pembimbing; 4) proses belajar tidak terkendala
jarak, ruang dan waktu.
Merujuk dari ciri-ciri kedua metode di atas, maka nge-blog adalah
sebuah alternatif metode proses belajar mengajar yang bersifat
e-learning dan juga student centered. Perguruan tinggi yang ingin
menggunakan TIK untuk penerapan e-learning biasanya menggunakan Learning
Management System (LMS) untuk menyediakan virtual classroom (ruang
kelas virtual) di internet. Virtual classroom yang dimiliki biasanya
memiliki banyak metafora ruang kelas konvensional seperti forum diskusi,
pengumpulan tugas, katalog/perpustakaan bahan ajar, katalog hyperlink
dan lain sebagainya.
Haruskah Dosen nge-Blog?
Jika pertanyaan tersebut diajukan, maka jawaban atas pertanyaan
tersebut sesungguhnya telah tergambar jelas pada sebuah acara seminar.
Selain untuk peningkatan proses belajar mengajar, “keharusan” dosen
untuk nge-blog juga didasari pada beberapa alasan yang dirangkum oleh
Yuyun Estriyanto (2008) dalam sebuah tulisan. Menurut pandangannya,
nge-blog itu adalah untuk alasan sebagai berikut: 1) personal branding,
2) soft marketing, 3) mengenalkan core kompetensi kepada publik, 4)
memberikan pencerahan pemikiran kepada masyarakat.
Dari sejumlah alasan tersebut, butir 1 sampai dengan 3 pada intinya
sama dan saling berkaitan. Personal branding dibutuhkan untuk
pembentukan citra diri. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan core
kemampuan dosen tersebut kepada masyarakat. Tujuannya apa? Menjual diri,
menjual profesionalitas. Ketika telah ditanamkan kepada masyarakat
bahwa dosen tersebut adalah ahli dalam suatu bidang, maka dengan
sendirinya jika memerlukan tenaga ahli pada bidang tersebut maka dosen
itu yang akan dipercaya untuk melakukan pekerjaan tersebut. Sedangkan
pada butir ke-4, sebenarnya dilandasi dari suatu image yang ada pada
masyarakat bahwa dosen adalah profesi dengan strata sosial tinggi di
masyarakat. Bukan pada kemampuan finansialnya, melainkan pada kompetensi
akademiknya atau intelektualitasnya. Oleh karena itu, sangat pantas
jika dosen seharusnya bisa memberikan sumbang pemikiran mengenai kondisi
sosial masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan berdasarkan pada latar
belakang keilmuan yang dimilikinya.
Fungsi Blog dalam Sistem Terintegrasi
Jika dosen sudah memiliki blog, maka bagaimanakah mengintegrasikannya
dalam proses belajar mengajar? Ada beberapa cara, diantaranya para
dosen dapat menggunakan blog untuk menampilkan informasi perkuliahan
yang diampu, bahan ajar yang siap diunduh mahasiswa, daftar hyperlink
sebagai referensi, memberikan tugas dan menampilkan hasil penelitan
dosen. Karena fitur pada blog memungkinkan memberikan pertanyaan dan
komentar atas artikel atau bahan ajar yang tersedia, maka komunikasi pun
akan berjalan dua arah dan interaktif, baik dari dosen ke mahasiswa dan
juga sebaliknya.
Cara yang lain adalah ketika memberikan tugas kepada mahasiswa, maka
dosen tersebut menerangkannya secara lisan dan kemudian menampilkannya
pada blog. Mahasiswa yang akan mengumpulkan tugas diminta untuk
menampilkan jawaban dari tugas dalam blog pribadi mahasiswa tersebut.
Penilaian diberikan dengan cara dosen tersebut mengunjungi blog
mahasiswa untuk kemudian memberikan komentar tentang jawaban tugas yang
telah dibuat mahasiswa. Cara ini memberikan arti bahwa mahasiswa tidak
hanya bertanggung jawab atas jawaban tugas kepada dosen saja, melainkan
bertanggung jawab pula kepada publik/pengguna internet sebagai pembaca.
Integrasi blog dalam aktifitas proses belajar mengajar seperti ini
secara otomatis meningkatkan waktu “tatap muka” dosen dan mahasiswa.
Diskusi yang terekam dalam fasilitas komentar yang tersedia pada blog
juga dapat menjadi referensi tambahan bagi para pembaca blog dan dapat
dilihat serta dibaca kapan saja. Selain mendidik dan mengenalkan
mahasiswa menulis melalui media internet, cara-cara ini juga mampu
mendongkrak nama institusi pendidikan di dunia maya serta melatih
mahasiswa untuk berbagi ilmu dengan orang lain.
Ketika membicarakan blog dalam sebagai suatu sub-sistem yang
terintegrasi, maka akan ada pula beberapa sub-sistem yang saling
berkaitan serta saling memengaruhi. Proses belajar mengajar merupakan
sebuah input dan output yang diharapkan adalah proses belajar mengajar
yang berkualitas. Tentunya sistem tersebut harus memiliki karakteristik
sebagai sistem yang memiliki umpan balik (feedback system). Fungsi Pusat
Penjamin Mutu (PPM) baik di tingkat fakultas bahkan universitas
diharapkan dapat menjamin mutu atau kualitas dari proses belajar
mengajar yang dihasilkan. Tentunya objek yang akan dikendalikan, atau
disebut plant adalah content yang ada pada blog tersebut. Konsep ini
juga menjelaskan bahwa blog yang merupakan salah salah satu sub-sistem
sebenarnya digerakkan (actuator) oleh dosen dan mahasiswa selaku pelaku
aktivitas proses belajar mengajar. Sedangkan kurikulum yang berbasis
pada capaian rumusan kompetensi merupakan pengendalinya (controller).
Dengan adanya integrasi antar sub-sistem tersebut diharapkan akan
menghasilkan proses belajar mengajar yang tidak hanya melibatkan dosen,
tetapi juga mahasiswa, untuk menghasilkan proses belajar mengajar yang
lebih berkualitas. Oleh karena itu, adakah alasan seorang dosen untuk
tidak segera memulai nge-blog?
*Penulis adalah dosen di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura.
2 komentar
saya mengucapkan banyak terimakasih kepada OM AGUS yang telah menolong saya dalam kesulitan,ini tidak pernah terfikirkan dari benak saya kalau nomor yang saya pasang bisa tembus dan ALHAMDULILLAH kini saya sekeluarga sudah bisa melunasi semua hutang2 kami,sebenarnya saya bukan penggemar togel tapi apa boleh buat kondisi yang tidak memunkinkan dan akhirnya saya minta tolong sama OM AGUS dan dengan senang hati OM AGUS mau membantu saya..,ALHAMDULIL LAH nomor yang dikasi OM AGUS semuanya bener2 terbukti tembus dan baru kali ini saya menemukan dukun yang jujur,jangan anda takut untuk menhubungiya jika anda ingin mendapatkan nomor yang betul2 tembus seperti saya,silahkan hubungi OM AGUS DI =085399278797= ingat kesempat tidak akan datang untuk yang kedua kalinga dan perlu anda ketahui kalau banyak dukun yang tercantum dalam internet,itu jangan dipercaya kalau bukan nama OM AGUS atau klik http://togelmalaysia34.blogspot.com/
apakah anda termasuk yang tercantung di bawah ini.?
1. Di Lilit Hutang
2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat Jangan Anda Putus Asa…!!!
Anda sudah berada Di blog yang sangat tepat anda bisa ruba nasib disini dengan angka riutal 2D=3D=4D
Kami akan membantu anda semua dengan Angka 2D 3D atau 4D Asil Ritual Kami
Anda Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya Saja 300rb Dengan
cara kirim pulsa 300 ribu di no:0823 2289 8427
kami hanya membantu anda semua dengan Angka ritual Kami..Kami dengan bantuan Supranatural Bisa menghasilkan Angka Ritual Yang Sangat Mengagumkan…Bisa Menerawang Angka Yang Bakal Keluar Untuk Toto Singapore Maupun Hongkong…Kami bekerja tiada henti Untuk Bisa menembus Angka yang bakal Keluar..dengan Jaminan 100% gol / Tembus…!!!! Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar dengan sangat Membutuhkan Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!!
Jika anda Membutuhkan Angka Ghoib Hasil Ritual mbah suryo 2D,3D,4D di jamin Tembus 100% terimakasi..
Posting Komentar