Kamis, 09 Agustus 2012

Berita - Berita BEM SEKALBAR dari berbagai media [part3]

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK


 BEM Se-Kalbar Lakukan Deklarasi

  - Sebanyak 20 perwakilan yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kalbar melakukan deklarasi bersama membetuk sebuah Forum BEM se-Kalbar.

Deklarasi yang direncanakan akan di lakukan di Bundaran Digulis Untan, Minggu (15/7/2012) sekitar pukul 15.30 Wib. BEM yang datang dari berbagai Perguruan Tinggi di Kalbar, sebelumnya melakukan pertemuan dan melakukan diskusi dengan mengahadirkan beberapa pakar dan pengamat yang dilaksanakan Auditorium Untan.

Menurut Ketua BEM Untan, Abdul Jabbar mengatakan deklarasi BEM se Kalbar merupakan inisiatornya BEM Untan keinginan membuat forum untuk menyamakan persepsi dalam mengawal isu-isu yang terjadi di Kalbar.

"Yang Hadir 20 BEM dari Pontianak,  kabupaten Pontianak, singkawang, sambas, Kapuas hulu, ketapang, Sintang. Kita mencoba melakukan diskusi terkait isu-isu yang terjadi di Kalbar baik dari segi hukum, sosial dan bidang lainnya dan kita coba kawal sebagai peran mahasiswa," ungkapnya.

Berita - Berita BEM SEKALBAR dari berbagai media [part2]

BeritAnda.com - 20 BEM Deklarasikan Forum se-Kalbar



PONTIANAK, BeritAnda - Tak kurang dari 20 BEM yang berasal dari 6 kabupaten/kota, Minggu (15/7/2012), melangsungkan acara Deklarasi Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalbar, di Tugu Bambu Runcing Bundaran Universitas Tanjungpura (Untan)-Pontianak.
Kegiatan yang digagas oleh BEM Untan tersebut, diawali dengan Diskusi Panel di Gedung Auditorium Untan Pontianak.
Presiden Mahasiswa Untan Pontianak Abdul Jabbar (Panitia) mengatakan, kegiatan hari ini hanya sebatas deklarasi forum BEM se-Kalbar. “Namun kita tidak berhenti sampai disini, kita akan membentuk forum yang melembaga, artinya akan ada mubes, rapat kerja-rapat kerja dan program kerja.
Jabar mengatakan, bahwa tujuan utamanya adalah pihaknya ingin mengamankan misi tetap gerakan mahasiswa di Kalbar. “Kita menemukan akar permasalahan di Kalbar ini adalah pada pelaksanaan birokrasi yang tidak bersih atau korupsi,” katanya. Selain itu, menurutnya, masalah kepemimpinan juga harus dikritisi. “Kami merencanakan akan menggelar debat kandidat gubernur yang dapat diakses oleh mahasiswa,” ungkapnya.
Ke 6 kabupaten/kota yang ikut hadir diantaranya adalah Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Ketapang.

Rabu, 08 Agustus 2012

Berita - Berita BEM SEKALBAR dari berbagai media [part1]



 
Pontianak Post - BEM Kalbar Fokus Pengawalan Korupsi

 
DEKLARASI: Badan Eksekutif Mahasiswa se Kalbar menggelar aksi di Bundaran Digulis Untan, Minggu (15/7). ADONG EKO/PONTIANAK POST
SEJUMLAH perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kalimantan Barat menggelar aksi di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura, Minggu (15/7) pukul 16.00.  Aksi tersebut dilakukan dalam rangka deklarasi forum BEM se Kalbar yang telah terbentuk berdasarkan kesepakatan 20 perwakilan BEM setelah melakukan diskusi bersama di Gedung Auditorium Untan. Dari pantauan Pontianak Post, peserta aksi melingkari bundaran, dan membacakan sumpah mahasiswa.

Menurut Presiden Mahasiswa  BEM Untan, Abdul Jabbar, deklarasi forum BEM se Kalbar tersebut dilakukan dalam rangka penyamaan visi mahasiswa untuk mengawal permasalahan di Kalbar. “Kami mengangkat tema menyatukan visi demi terwujudnya eskalasi gerakan mahasiswa menuju Kalbar bermartabat,” katanya.
Dengan terbentuknya forum tersebut, lanjut Abdul, mahasiswa akan ikut serta dalam pengawalan masalah yang ada, seperti korupsi, pendidikan, kesejahteraan, dengan melakukan kajian terlebih dahulu, dan akan dikawal hingga masalah tersebut tuntas. “Kami mahasiswa harus mampu berperan untuk memajukan Kalbar,” tegasnya.

Menurut Abdul, pada dasarnya mahasiswa memiliki peran sangat penting untuk membangun, namun saat ini kenyataannya masih banyak mahasiswa yang terlena di kampus dan melupakan tugas dan fungsinya. Ia berharap, forum tersebut mampu mengembalikan semangat mahasiswa ke tugas dan fungsinya.  Perwakilan BEM yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Pontianak, Singkawang, Sambas, Kapuas Hulu, Ketapang dan Sintang.

Peserta lainnya, yakni Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Iqra Kapuas Hulu, Muhammad Toha.  Dia mengatakan, dalam pembahasan yang dilakukan, pihaknya mengajukan dan mengawal isu pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Tentunya dengan harapan, baik mahasiswa yang ada Kapuas Hulu maupun di Pontianak, dapat bersama-sama mewujudkan keinginan masyarakat Kapuas Hulu.(adg)