DEKLARASI: Badan Eksekutif Mahasiswa se Kalbar menggelar aksi di Bundaran Digulis Untan, Minggu (15/7). ADONG EKO/PONTIANAK POST
SEJUMLAH perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kalimantan Barat menggelar aksi di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura, Minggu (15/7) pukul 16.00. Aksi tersebut dilakukan dalam rangka deklarasi forum BEM se Kalbar yang telah terbentuk berdasarkan kesepakatan 20 perwakilan BEM setelah melakukan diskusi bersama di Gedung Auditorium Untan. Dari pantauan Pontianak Post, peserta aksi melingkari bundaran, dan membacakan sumpah mahasiswa.
Menurut Presiden Mahasiswa BEM Untan, Abdul Jabbar, deklarasi forum BEM se Kalbar tersebut dilakukan dalam rangka penyamaan visi mahasiswa untuk mengawal permasalahan di Kalbar. “Kami mengangkat tema menyatukan visi demi terwujudnya eskalasi gerakan mahasiswa menuju Kalbar bermartabat,” katanya.
Dengan terbentuknya forum tersebut, lanjut Abdul, mahasiswa akan ikut serta dalam pengawalan masalah yang ada, seperti korupsi, pendidikan, kesejahteraan, dengan melakukan kajian terlebih dahulu, dan akan dikawal hingga masalah tersebut tuntas. “Kami mahasiswa harus mampu berperan untuk memajukan Kalbar,” tegasnya.
Menurut Abdul, pada dasarnya mahasiswa memiliki peran sangat penting untuk membangun, namun saat ini kenyataannya masih banyak mahasiswa yang terlena di kampus dan melupakan tugas dan fungsinya. Ia berharap, forum tersebut mampu mengembalikan semangat mahasiswa ke tugas dan fungsinya. Perwakilan BEM yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Pontianak, Singkawang, Sambas, Kapuas Hulu, Ketapang dan Sintang.
Peserta lainnya, yakni Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Iqra Kapuas Hulu, Muhammad Toha. Dia mengatakan, dalam pembahasan yang dilakukan, pihaknya mengajukan dan mengawal isu pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Tentunya dengan harapan, baik mahasiswa yang ada Kapuas Hulu maupun di Pontianak, dapat bersama-sama mewujudkan keinginan masyarakat Kapuas Hulu.(adg)
0 komentar
Posting Komentar